Archive for December, 2006

Tiada Lagi Mimpi

Tuesday, December 19th, 2006

Malam makin larut, kudengar sayup - sayup tetanggaku menelepon di teras seberang rumahku.. Kucoba mendengar apa yang ia katakan, satu kata, dua kata, ketika kata menjadi kalimat, kutemui diriku tak lagi begitu tertarik akan hal tersebut.. Huh, diriku tak pernah bisa kumengerti.. Kuingat akan satu masa, ketika diri masih penuh akan asa… Hah, kuingat ketika masih muda dan ambisius, penuh semangat menggebu - gebu.. Bodoh, seberapa tua memang diriku kini? Yah relatif, memang.. Kalau dengan ukuran standard bumi, mungkin tidak terlalu tua kiranya… Entah mengapa, tapi jiwaku seakan sudah terlalu lama berada di bumi ini.. Aku mulai bosan, bosan dengan semuanya.. Kadang muak terasa, saking muaknya aku mulai mati rasa.. Atau iya? Apa yang bisa kukata, mimpi pun aku sudah tidak punya.. Yah punya juga kali ya? Tapi aku tak peduli lagi pada mimpi.. Hobi? Entah kenapa, semua hobiku yang dahulu terasa begitu banyak dan beraneka ragam, sekarang?? Nihil, nol, zip.. So what? Bahkan memenuhi semua mimpiku pun tak terasa menarik lagi sekarang.. Sinar matahari pun tak lagi terasa hangat… Dunia seakan semakin kelabu… Tanpa warna, tanpa rasa… Ah mungkin ini pengaruh obat2 yang kuminum kemarin.. Sungguh! Aku benci obat2 itu.. Untung sudah tidak perlu kumakan lagi, mereka membuatku muak.. Ah, aku mudah muak belakangan ini.. Pengaruh akhir tahun? Ah itu omong kosong.. Mungkin aku hanya butuh libur.. Yah, mungkin saja, toh tetap tidak terlaksana… Mereka semua hanya mau meraup untung sebanyak - banyaknya, nyatanya mereka tidak peduli.. Biarlah, toh aku juga tidak peduli.. Tidak sekali - kali aku bermimpi mereka akan peduli, itu hanya impian di siang bolong, begitu katanya.. Ah sudahlah, mungkin lebih baik aku pergi tidur……. Sayang, tidur begitu cepat berlalu…………………….